Dirayakan dan Merindukan Hal-hal Yang Tidak Bisa Di Ulang

Akhir-akhir ini lagi banyak termenung. Banyak yang ada dipikiran. Di umur segini rasa kesepian itu makin kerasa banget. Perdebatan dengan orang terdekat tentang pernikahan rasanya tiada habisnya. Dulu waktu kecil melihat orang dewasa menikah, sekarang sudah dewasa malah melihat anak kecil menikah. Hidup macam apa ini. Hehehe

Sebenernya aku sedikit takut membayangkan bagaimana menuju 30 tahun itu akan terjadi. Yaa seperti tahun-tahun sebelumnya dimana usiaku sudah dianggap tua atau matang di negara sendiri bahwa terlalu tua untuk memulai kembali, terlalu tua untuk orang perempuan belum menikah dan terlalu tua mungkin untuk berharap, “i wiil get my spark back. So, today i’m lil bit sad. But its okay. I don’t know where to start (again). I’m just afraid know.”

Mungkin terlalu tua untuk nanti 2-3 tahun lagi mempunyai instagram story bahwa ini adalah sahur pertamaku dengan suami, terlalu tua untuk tidak mempunyai full time job, terlalu tua untuk memulai dengan hubungan yang lebih muda walaupun mereka sangat menyenangkan, dan terlalu tua untuk hancur lagi seperti ini tidak sesuai dengan yang diharapkan. Mungkin beberapa hariku gak bisa tidur hanya memikirkan hal-hal seperti ini. Dan beberaapa hari lainnya berusaha menerima dan sembuh dari semua stigma bahwa aku perempuan dan aku menuju 30 tahun dan aku belum mencapai seperti apa yang teman-temanku capai. 

Pernah gak sih kalian merasa insecure dan tidak layak untuk apapun dan siapapun. Yah aku sering sekali merasakan itu. Dan dibeberapa keadaan hal itu membuatku merasa tidak percaya diri. Self esteem rendah dan banyak mengeluh. Sepertinya yang sering intens komunikasi denganku pasti mulai tau akan hal itu. Banyak hal yang ku lakukan sendiri. Jadi terkadang ketika melihat orang disekitar begitu dirayakan (pasangannya) rasanya hati kecilku ingin sekali juga merasakan hal yang sama. Sampe suatu ketika di tahun ini ada yang berbeda. Begitu banyak mereka merayakanku. Dan anehnya mereka kompilasi dari doa-doa ku. Tiba-tiba ada seseorang yang mengirimku bunga dan juga beberapa hadiah bahkan kirim makanan.  Hiks..

Sebagai seseorang yang tidak pernah mendapatkan itu semua hal seperti itu membuatku merasa bahwa aku dicintai. Ini tentang pikiran dan usaha mereka.  Bagaimana mereka hadir dan berusaha untuk membuatku merasa bahagia dan mendapatkan yang terbaik. Bagaimana mereka merencanakan sesuatu demi melihatku tersenyum. Itulah yang membuatnya spesial. Tapi aneh dan menyedihkannya adalah aku tidak bisa membalas segala kebaikan mereka. Padahal semua orang butuh feedback gak sih? Entah apa yang terjadi padaku. Hal seperti ini sering kali terjadi. Ketika bertemu dengan seseoang yang tepat aku menjadi jahat. 

Mereka baik… mereka membuatku percaya bahwa aku layak untuk dicintai. Sejak saat itu aku jadi tau kalau ternyata menyenangkan sekali yaa dicintai seseorang itu, apalagi sampai dirayakan disetiap momen itu. Bunga kertas matahari itu yang kamu dapatkan pertama kali dihidupmu… bunga bougenvil yang sudah kamu tanam itu… bricks lego kapal sunny goo yang sudah kamu rakit itu… makanan yang sudah dikirim… dan bunga mawar sebesar itu adalah tanda bahkan aku begitu sangat dicintai. Entah cinta itu dalam bentuk apa. Tapi yang jelas rasa cinta itu ada buatku. Aku membuat mereka bersedih, aku memberikan rasa kecewa pada mereka. Jauh dilubuk hatiku aku hanya bisa mendoakan mereka, “semoga hari-harinya selalu dipenuhi kebaikan dan keindahan, semoga semesta berpihak padanya, dan setiap langkahnya dimudahkan menuju masa depan yang cerah. Teruslah berkembang, terus melangkah, dan temukan kebahagiaan. Untuk segala yang dibalas dan tak terbalas, semoga yang baik kembali kepadanya, dan yang buruk tersimpan di ruang hati paling ikhlas.” 

Di tengah hidup yang terus berjalan. Selamat merindukan hal-hal yang tidak bisa diulang.





















Dengan Cinta Setulus Hati


-Nila Adillah-


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Today is Nila Day!!🥳🫶🏿