Thirty, Flirty & Thriving! Bye 20s, Hello 30!
Wdym I'm 30????
Dirty Thirty? Dirty Late
30 is coming gaiss. The one where we turned 30 snuck up on us way too fast.
Usia 20-an ku secara resmi telah
berakhir. Aku masih tidak percaya aku
mengatakannya. Usia 20-an ku dipenuhi dengan banyak momen bahagia dan pada saat
yang sama banyak masa sulit. Aku pikir aku pasti mengalami lebih banyak hari
buruk daripada hari baik dan aku tidak pernah berharap apa yang ku alami
terjadi pada siapa pun, tetapi Aku belajar banyak. Aku sangat bersyukur atas
semua kesulitan yang harus ku lalui karena aku benar-benar percaya momen-momen
itulah yang membuatku menjadi versi terkuat dari diriku sendiri. Hidupku tidak sempurna,
aku selalu menjadi orang yang berusaha tetap positif dalam setiap situasi, aku tidak
akan berbohong, terkadang sangat sulit tetapi hal nomor satu yang membantuku melewati
masa-masa sulit ini adalah pertama aku tahu Allah SWT melihat segalanya, dan mengetahui
niatku dan kedua adalah semua orang yang luar biasa penuh kasih dan peduli dalam
hidupku. Aku sangat diberkati dan sangat beruntung memiliki orang-orang yang berhati
murni di sekitarku yang selalu tahu bagaimana membuatku bahagia dan merasa dicintai
serta dilihat. Saat aku memasuki usia 30-an,
aku ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang membuat hidupku begitu
istimewa dan telah berada di sisiku. Aku siap melihat apa yang tahun ini simpan
untukku. Aku memulai babak baru sepenuhnya sendiri dan kali ini Aku yang
memegang kendali, dekade baru dan aku siap. Aku sangat emosional mengetik ini sekarang,
tetapi aku percaya rencana Allah SWT dan aku hanya akan selalu bersyukur dan
terus bergerak maju. Masa lalu sudah berlalu dan itu termasuk semua
orang yang menjadi bagian darinya. Untuk semua orang yang telah meninggalkan
hidupku, aku berharap yang terbaik untukmu dan untukmu yang masih di sini, kamu
memiliki tempat yang sangat Istimewa di hatiku, setiap satu darimu Anda. Aku
harap Anda semua memahami dari mana Aku berasal dan Aku akan sangat menghargai
jika semua orang berhenti menanyakan tentang kehidupan pribadi Aku. Aku meninggalkan masa lalu dan siap untuk
memulai yang baru. Bersulang untuk awal baru.
"Growing up is realizing you don't count down to your birthday like you used to as a kid"
"It feels like just another day passing by, nothing special but it's maen so much to me"
"It feel so scary getting old"
Sebelum ku tutup kali ini aku mau cerita apa yang sudah kulakukan di hari pertama 30 tahunku. Hari ini aku bangun pagi seperti biasa bekerja dan berangkat ke sekolah. Sebelum berangkat aku berpamitan dengan Ibu, hari itu aku berkata, "Bu terima kasih sudah melahirkan aku ke bumi. Maaf yaa bu." Karena jauh di tahun sebelumnya hubunganku dengan ibuku sempet tidak cukup baik. Alhamdulillah sejak tahun ini egoku mulai ku kesampingkan lagi. Aku sudah tidak banyak menuntut dan menyalahkan karena aku tau orang tua ku juga baru bertama kalo hidup di dunia dan juga baru kali ini menjadi orang tua. Di pukul 08.00 WIB aku berangkat ke puskesmas terdekat karena aku ingin melakukan CKG (Cek Kesehatan Gratis) bagi yang berulang tahun. Sebenernya aku ngelakuin itu antara aku gabut dan penasaran aja sih. Tapi ternyata seru juga meski banyak kendala. Dan ternyata dari situ aku belajar kalau sehat itu mahal harganya. Kalau mau cek lengkap ternyata harus bayar. wkwkw Dan tak hanya itu saja. ada satu hal lain yang aku lakuin kali ini yakni beberapa hari sebelum ulang tahun aku menghubungi sahabatku yakni Asmaul, Azizah, Novia, Pradita, Mifroatin, dan Isna. Dengan segala rasa haru ku aku meminta tolong mereka untuk menuliskan surat/kutipan pesan buatku tentang "Apa manfaat/momen kalian merasa aku pernah bantu yang paling kalian ingat? atau sesuatu dari ku yang somehow menginspirasi kalian?"
Aku bener-bener gak nyangka bisa chat mereka dan mendapat jawaban dari mereka membuat hatiku merasa hangat. Aku menangis begitu hebat hari ini. Ulang tahun 30 tahunku banjir air mata apalagi dalam keadaan yang sebenernya aku lagi merasa diriku tidak layak tapi mereka mengingatkan ku dari tulisan mereka ternyata mereka begitu sangat menyayangiku bahkan dar awal berteman sampai saat ini. Aku merasa bersalah banget karena dibeberapa momen dengan salah satu sahabatku aku menjauh dari hidupnya. Dan yang bikin sedih ternyata dia menunggu kabar dariku. Sebagai gantinya mereka mengirim surat itu aku memesan 7 kue untuk sahabatku. Dengan perasaan haru biru aku mengantarkan semua kue itu. Rumah pertama yang aku tuju adalah Asmaul. Sahabat terbaikku sejak masa SMP. Siang itu aku datang ke rumahnya lagi setelah 4 tahun aku berjarak dengannya. Aku sengaja berjarak karena sejak dia sudah berumah tangga aku bener-bener tidak ingin merepotkannya. aku ingin dia tau kalo aku baik-baik saja. aku tidak kuat kalo aku harus bertemu dengannya dalam keadaan hidupku yang bisa dibilang cukup babak belur. Siang itu pintu rumahnya terbuka lagi untukku. meski bukan dia yang buka karna memang saat itu dia sedang bekerja. Aku bertemu Bapaknya dan berkata, "pak saya titip ini untuk Asmaul". Waktu itu aku ingin segera pamit buru-buru. tapi langkah kecilku terhenti. ada anak gadis kecil yang mengintip di dekat pintu dapur. Yaahh gadis itu bernama Salwa Zinnirah, anak dari sahabatku yang sejak dia lahiran tidak pernah aku temui. Disitu aku menahan tangisku. Aku datangi dia begitu saja. Aku izin buat menciumnya dan dia terdiam seolah-olah berkata kalo aku ini siapa karena memang kita tidak pernah bertemu sebelumnya. Akupun meminta dia buat bersalaman denganku sembari mengenalkan diriku kalo aku ini tante Nila, Sahabatnya Ibumu anak cantik. Maafin tantemu yang jahat ini yaa. Karena sudah tidak kuat menahan air mata aku buru-buru untuk melanjutkan perjalanan. Di sepanjang jalan menuju tempat berikutnya aku menangis sambil naik motor. Sampai di tempat berikutnya aku menunggu sahabatku Novia. Dia orang terdekat yang tau banyak hal juga tentang diriku. Disitu aku menunggunya. Masih dengan perasaan sedih karena yaa dia tau terakhir perasaanku bagaimana dengan seseorang tapi sudahlah yaa. Kita ngobrol bentar sembari aku mau pamit melanjutkan perjalanan ke Sahabatku Pradita. Aku mengantarkan kue berikutnya ke tempat pradita bekerja di daerah krian. Pas nyampek disana cukup happy. kalo sama pradita tuh vibesnya harus happy happy gitu dah. Setelah itu berlanjut ke rumah Isna di Krian pojok wkwkwk. Pas aku datang dia sempet syok banget karna memang kan jauh rumah ku ke rumah dia. Tapi sekali lagi karena Sahabatku baik semua jadinya aku semangat sekali mengantarkan kue padahal posisi aku lagi berpuasa. Perjalanan pun berlanjut menuju rute pulang. Yah Aku ke rumah mifroatin. Karena dia belum pulang juga aku titipkan semuanya ke Ibunya. Ku ketuk pintunya perlahan dan berkata, "bu ini saya titip nggeh buat atin". tak lama setelah ibunya menjawab aku melanjutkan perjalanan ku yang terakhir yakni ke rumah Azizah. Saat nyampek aku tau azizah bakalan gak disini karena dia lagi berada di pacet tinggal disana saat weekday bersama suaminya. Jadi kuenya aku kasih ke ayahnya. Tapi rumah sangat sepi sekali jadi ku taruh kue itu di kursi. Aku foto dan aku kabari dia. Eh pas mau balik aku ketemu adikknya. Akhirnya aku bilang ke adiknya juga. Yah begitulah perjalananku hari ini. Melelahkan tapi Sangat menyenangkan. Mungkin foto dan video akan ku update lagi nanti. Hhehe sepertinya itu dulu
Diusia 30s, mari berdamai dengan hal-hal yang tidak bisa diubah, mari belajar mengikhlaskan apa yang sudah terjadi tanpa menyalahkan diri sendiri, dan mari lanjutkan hidup dengan versi lebih baik agar langkah lebih ringan dan hati lebih tenang. :)
Di dunia ini aku kecil sekali. Semoga aku selalu sadar diri, semoga aku selalu tahu diri.
And For
Dear Future Partner...
Dont worry about how I live my life
I've accept all nonsense things
I've forgive them all
I've healed over time not someone
You don't need to fix anything when you come around
I had it done
Hope 30 years version of me could amplify you life
Terima kasih atas semua cinta dan dukungannya. Aku sangat mencintai kalian semua.
Doain Aku Yaaa :)
Komentar
Posting Komentar