Late Twenties, Merayakan Kehidupan Semampunya.
Senangnya sementara, begitu juga sedih. Selamat merayakan semampunya.
Ulang tahun terkadang memang tidak selalu menyenangkan. Bahkan ada saat dimana ulang tahun terasa seperti beban dan bahkan membuat kita merasa ingin hilang dari dunia untuk satu hari saja. Pada akhirnya, usia kita memang akan selalu bertambah seiring waktu tanpa perlu persetujuan. Meski begitu, menjadi pribadi yang lebih dewasa butuh proses dan kesediaan diri untuk beradaptasi dengan keadaan dan menghadapinya dengan lebih baik. Prosesnya yang panjang seringkali membawa diri ke dalam hal-hal yang diluar kemampuan yang terkadang menghadirkan luka.
Lalu aku
teringat akan ucapan seorang ulama:
"Setiap
luka yang mendekatkanmu kepada Allah. Sejatinya itu adalah anugerah meskipun
sakit. Dan Setiap kelezatan yang justru menjauhkanmu dari Allah, nyatanya itu
adalah sebuah hukuman.”
Aaahh, terkadang diri ini lupa
bahwa kebaikan-kebaikan dari Allah itu begitu banyak, terlalu memusatkan
pikiran pada luka yang dimiliki. Memang benarlah seseorang yang mencintai Allah
memiliki hati yang lembut, penuh kasih akung.
Lalu aku teringat kutipan dari
sebuah film,
“Hati yang lembut akan
menuntun untuk menemukan kelembutan hati yang lain"
Dari sini aku mengerti mengapa
Allah nemberikan ujian kepada hamba-hambanya. Agar dapat memiliki hati yang
lembut dan penuh kasih sayang. Olehnya jika melihat disekitar, seseorang yang
pernah merasakan kecewa dan disakiti jauh lebih mengerti dan memahami atas luka
tersebut dan masih dalam keadaan tersebut merekapun masih dapat berbuat
kebaikan. Tapi tak banyak dari kita masih belum menemukan titik keseimbangan
hidup bahkan masih banyak juga yang mempertanyakan identitasnya.
Ini tadi kita membahas apa yaa
kok bisa sampai ke rasa kecewa dan luka sih. Wkwkw Kan harusnya berbahagia dan
bersyukur karna masih diberi umur panjang dan semoga berkah untuk sekitarnya
yaa. Aaamiinn…
Happy birthday, aku.
Tiap tahunnya selalu sama bukan? Jadi
apa yang kau harapkan? Apapun alasannya, aku harap setidaknya aku menjadi orang
yang menghargai dan bersyukur atas kehadiranku sendiri. Untuk aku, diriku,
selamat ulang tahun yaa…
Semoga kita dimampukan atas
apa-apa yang hari ini masih sebatas keinginan meski tidak selalu indah, tumbuhlah
menjadi hebat untuk hari-hari yg akan kau lewati. Untuk orang-orang yang kau
cintai. Dan untuk impian -impian yang harus kau saksikan terwujudnya. Terima kasih
sudah kuat, terima kasih sudah bertahan. Selamat merayakan kecemasan-kecemasan ditanggal
berikutnya, selamat bertualang di level kehidupan selanjutnya, selamat
berperang dengan pertanyaan “kapan” yang tidak ada ujungnya, selamat
menjalani fase dimana “you not found anyone people can help your life”,
selamat berjuang sendirian, selamat bertambah usia, aku. Di hari jadi ku ini,
aku banyak menitipkan doa untuk diriku sendiri. Semoga segala kekhawatiran dan
kecemasan akan masa depan segera reda, semoga aku tidak terlalu memikirkan apa
kata orang, tidak sibuk membandingkan diriku dengan orang lain lagi. Aku ingin
lebih mencintai diriku sendiri, fokus dengan hidupku sendiri, jadi lebih kuat ,
lebih luas sabarnya, lebih berani, lebih bijak serta menjadi lebih dewasa dalam
sikap dan tindakan. Dan aku harap ini tidak menjadi ulang tahunku yg terakhir
,sebab ada tahun tahun berikutnya yg ingin aku lalui dengan orang yang aku
cintai, ada orang tua yang ingin aku temani seumur hidup, dan aku ingin
menyaksikan satu persatu Impian, dan mimpi mimpiku menjadi nyata. Ya Allah ini
banyak banget semoganya emang boleh ya Allah… Semoga Allah berkenan merestui
inginku ini, didoakan segala hal baik agar aku banyak senang dan selalu
didekatkan dengan yang Allah suka. Semoga dimudahkan dalam menghadapi hal-hal
yang tidak di suka. Tapi seperti yang selalu banyak orang bilang, sometimes
life sucks but that's okay keep doing what you love. Aaamiinn….
Komentar
Posting Komentar