Lebaran Sudah Berlalu, Sudahkah Kamu Memaafkan Dirimu?
Tak terasa lebaran tahun 2024 sudah selesai. Banyak sekali harapan dan doa di Ramadhan kali ini. Entah kenapa makin kesini, tahun ini sama sekali tidak chat satu persatu teman/kerabat/keluarga buat minal aidzin (tapi bikin template ucapan diposting masih tetap sih). Benar benar nggak texting satu persatu seperti tahun-tahun sebelumnya.
Sudahkah kamu memaafkan diri mu sendiri?
Memaafkan
diri sendiri karena bertahan terlalu lama
Memaafkan
diri yang menomorduakan diri sendiri untuk waktu yang lama
Memaafkan
diri yang sudah sudah berusaha tapi tetap gagal akhirnya
Memaafkan
diri karena kurang berani untuk pergi lebih awal
Memaafkan diri karena berkali-kali menolerir hal-hal yang tidak pantas kita dapatkan
Banyak orang berpikir hal tersulit itu memaafkan orang yang pernah menyakiti kita, tapi satu tahun ini justru memaafkan diri sendiri yang paling lama waktunya dan capek karena berkali-kali relapse menyalahkan diri sendiri.
Kenapa
sih waktu itu masih aku usahain?
Kenapa
sih pas itu gak udahan aja?
Kenapa
sih bodoh banget maksa bertahan?
Kok aku
mau aja ya di treat kayak gitu?
Kenapa sih gak berani walk out lebih awal?
Part menerima kalau kita kecewa, salah, dan gagal atas pilihan kita jujur susah sih. Hal yang membantu ku tiap emosi/perasaan menyalahkan diri sendiri itu datang adalah dengan journaling ( ya walaupun masih kadang-kadang), afirmasi positif (meski masih banyak energi negatif), dan meditasi ( ini paling susah sih ). Penting untuk menerima dan mengatakan,
"Iya mungkin dulu aku salah. Tapi sekarang aku bertanggung jawab dan mau memprioritaskan diriku di masa sekarang di masa depan. Aku pantas dan layak bahagia”
Semangat …
Mari memaafkan diri sendiri, mari berdamai dengan hal-hal yang tidak bisa diubah, mari mengikhlaskan hal-hal yang sudah terjadi, dan mari lanjutkan hidup dengan versi terbaik. :] 💕
Komentar
Posting Komentar