Hari Nila Sedunia
Udah Tua
Alhamdulillah...
Allah beri kesempatan hidup lagi untuk dua puluh kesekian kalinya. (Deg-degan banget mau nyebutin umur. Wk)
Aku tau semua kalimat yang disampaikan itu adalah bunyi betapa sayang dan pedulinya kalian
kepadaku. Sekali lagi terima kasih. Aku doakan semua doa baiknya akan berbalik ke setiap yang mendoakan. Dan sepertinya doa terbanyak tahun ini adalah tentang ucapan supaya aku cepat nikah.
I know, this year is a warning signal (a sign that I’m not girl anymore) for a woman. Regardless of the views, I really understand that.
Siapa sih yang gak pengen menikah, menikah itu impian setiap perempuan. Pakai baju adat, jadi ratu sehari, terus nanti dibangunin sholat subuh, bisa bebas mesra-mesra an tiap waktu, sakit ada yang ngerawat, kemana-mana bareng (apalagi bagi perempuan sepertiku yang biasa melakukan segala hal sendiri, melakukan hal bareng akan jadi hal baru yang menyenangkan tentunya), terus diberi amanah Tuhan buat momong bayi dan mengASIhi. It will be the best moment of life.
Tapi, seperti quote’s bijak di sosmed, menikah itu bukan tentang siapa yang cepat, tapi siapa tepat (yah walaupun gak munafik juga maunya cepat sih sebab kata najwa shihab kalau menikah sekarang bisa bikin bahagia kenapa harus nunggu nanti tapi kalau belum nemu yang tepat yah mau gimana lagi, kan tak perlu dipaksa?)
Nikah juga bukan lomba lari, jadi gak perlu buru-buru (yah walaupun menyegerakan hal baik itu lebih baik juga sih). Dan lagi to be honest, I still have many dream that I can’t achieve yet.
Jadi, I will definitely get married. Someday, with someone I can’t live without.
Maybe this year or next year or two more years or even four more years. Who know, dan I believe a thousand percent, it will happen at the most appropiate time. I wish I found you sooner, so I can love you longer.
Sekali lagi terima kasih. Semoga Allah membalas segala kebaikan, memberikan umur panjang yang berkah, dan segala hal baik tersemogakan. Aamiin Allahumma Aamiin.
Sekarang sembari menunggu orang dan waktu yang tepat, gapapa-gapapa sabar...
mari sambil belajar lagi bagaimana peran dan fungsinya nanti ketika menjadi istri, hak dan kewajiban setelah menikah, dan belajar parenting agar bisa mendidik anak-anak kita nanti agar sholeh sholehah dan bermanfaat bagi sekitarnya. Masih menanti waktu bergulir. Mungkin ini cara terbaik yang memang Tuhan inginkan dalam hidupmu. Percayakan urusan takdir pada Tuhan bukan kehendakmu sendiri, bukan pilihanmu. Kalau memang ternyata lama waktunya, ya sudah terima saja. Tuhan itu maha asyik. Gak dikasih, ya udah asyik juga. Selamat hari nila sedunia, selamat sudah mampu bertahan hidup hingga sejauh ini.
Salam sayang,
Nila
#adillahnism

Komentar
Posting Komentar