Cinta Sejati, Akan Abadi.

Innalillahi wa innailahirajiun...
Tepat 1 Juni 2019 Ibu Ani Yudhoyono wafat. Semoga Khusnul Hatimah dan segala amal ibadah diterima Allah SWT. Aminnn...
Berita ini cukup membuat duka banyak pihak. Saya pun demikian. Indonesia berduka lagi setelah ustadz arifin wafat. Ya Allah umur memang tidak ada yang tahu. Hampir semua sosmed memberitakan wafatnya ibu Ani. Saat itu saya pun juga melihat-lihat berita dari bagaimana bu Ani dan pak SBY bertemu, 
Baca di sini https://tirto.id/sby-dan-ani-kisah-anak-danramil-yang-menikahi-putri-jenderal-cEHu dan semua penghargaan yang bu Ani dapatkan. Bahkan saya baru tau ternyata ibu Ani Yudhoyono adalahnya Ibu PAUD. Beliaulah yang menggagas pendidikan PAUD ketika menjadi ibu Negara waktu itu. 

Tidak sampai itu saja, tangis saya pecah ketika saya melihat sebuah foto Bapak SBY menangis. Ya Allah saya yang biasa melihat foto beliau dengan gagah berani berwibawa kali ini beliau menangis karena istri tercinta telah tiada. Hati siapa yang tak bergetar hebat melihat gambar itu. Betapa tegarnya Bapak SBY menemani ibu Ani berjuang melawan penyakitnya.  Kejadian ini mengingatkan saya juga ketika Ibu Ainun wafat. Bagaimana pak Habibi begitu mencintai bu Ainun. Bahkan  ketika di film kan pun saya menangis di akhir film ketika bu Ainun wafat. Tetap menangis juga walau diputar berkali-kali. 

Selain Pak SBY dan Pak Habibi. Satu pria lagi yang tiap kali saya mendengar ceritanya membuat saya menangis kejer. Beliau adalah Rosul umat islam. Panutan kita, Nabi Muhammad SAW. Tiap mendengar cerita beliau hati ini rasanya terenyuh begitu saja. Masih tertanam di otak dan hati saya bagaimana keadaan rosulullah saat khadijah wafat adalah sangat menyedihkan dan menusuk hati Rosulullah. Peristiwa itu pun menjadi tahun kesedihan bagi beliau, keluarga dan para sahabat. Bagaimana setelah khadijah wafat rasululllah bahkan bermalam di samping kuburan khadijah karena kerinduan beliau terhadap khadijah.
Diriwayatkan, ketika Khadijah sakit menjelang ajal, Beliau berkata kepada Rasululllah SAW: “Aku memohon maaf kepadamu, Ya Rasulullah, kalau aku sebagai istrimu belum berbakti kepadamu.” Rasulullah menjawab : "Jauh dari itu ya Khadijah. Engkau telah mendukung dakwah Islam sepenuhnya,” jawab Rasulullah."


Tadi saat saya membaca berita di tirto ID sempat Bu Ani pernah menanyakan hal yang serupa ke pada bapak SBY. Seperti ini kutipannya
 Sus (panggilan Bapak SBY pada waktu itu) 
Ani mengaku pernah dengar omongan miring kenapa karier keperwiraan Sus terbilang lamban di zaman Orde Baru. Gosip yang beredar karena Sus adalah mantu dari Sarwo Edhi yang tidak terlalu disukai pemerintah Orde Baru. Gosip itu bikin Ani bertanya pada Sus. “Pak, apakah Bapak menyesal menikah denganku?” tanya Ani. 

Dengan mantap dan tahu diri (karena hidup di zaman Orde Baru) Sus menjawab, “Sama sekali tidak. Buatku hal terpenting dalam hidup ini adalah keluarga.” 

Semua tahu, Sus sangat sayang pada keluarganya. Pada Agus, Ibas, cucu-cucu, dan mantu-mantunya.

Ya Allah Saya semelow ini ketika melihat seorang pria menangis.
Mungkin tak semua setuju jika saya katakan bapak presiden RI terbaik yang bangsa ini pernah punya. tapi saya yakin semua setuju bapak sosok suami terbaik yang bisa dimiliki seorang wanita. pak, engkau adalah teladan kami bagaimana mencintai pasangan sepenuhnya.

At last, Find you a man who loves you like Muhammad bin Abdullah loves Khadijah, like Rudy Habibie loves Hasri Ainun Besari, like Susilo Bambang Yudhoyono loves Kristiani Herrawati.

Sumber Foto: google





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Today is Nila Day!!🥳🫶🏿