Senja Baruku

Lama sejak tidak saling berkabar. Kita saling berdiam merenungi jalan pikiran. Dalam hati berkata ingin rasanya chat duluan menyapa dia menanyakan kabar. Tapi bibir ini terlalu keluh. Jemari tangan ini membeku. Yang hanya bisa ku lakukan adalah melihat kembali chat terakhir kita. Dan saat terlihat kamu online rasanya ingin sent. Padahal last seen masing-masing saling off. Tapi entah senang aja melihat dia online. Yaa walaupun tidak ada notifikasi masuk darinya. 

Tak hanya itu saat dia story nya muncul tak pernah ku lewatkan sekalipun. Sejak tiada kabar itu aku memutuskan untuk tidak membuat story karena aku sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja dan aku paling benci ketika memperlihatkan kesedihanku pada orang lain dengan aku mengeluh apalagi sampai bikin status di sosmed. Padahal lagi kacau sekali. Lebih baik aku menulis. Maklum lah yaa, terkadang kita harus menunjukkan sikap tidak apa-apa pada hati yang sebenarnya kenapa-napa. Dan aku paling tidak bisa ketika aku dalam keadaan tidak baik-baik saja tapi dia hanya melihat statusku itu. Hari ini Seneng rasanya liat story aktivitas paginya. Berarti dia baik-baik saja kan? 

Tak hanya itu saja aku sesekali mengecek instagram. Tapi bukan untuk dm dia. Cuma pengen liat storynya aja dan juga pemberitahuan following. Kalo liat following dan ada nama dia, aku selalu buka apa yang dia like di jam itu. Seperti hari ini, entah kenapa lagi bendungan air dimata tak mampu menahannya lagi ketika liat yang dia like buku tentang senja dan pagi. Ah senja yaa... “Senja baruku” 

Kamu masih ingat tidak dengan kalimat yang aku ucapkan untukmu. Aku harap kamu akan selalu mengingatnya yaa sampai kapanpun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Today is Nila Day!!🥳🫶🏿