Berporoskan Tentangmu,
Hari ini kita masih berdebat dengan jagoan klub sepak bola kita. Cukup menyenangkan sekali. Tapi di titik lain aku selalu sadar. Aku tidak boleh berharap lebih lagi. Lebih akan mengingatkanku pada cinta yang selalu bertepuk sebelah tangan, pada cinta yang tak berbalas.
Hari ini ingin sekali aku ceritakan padamu tentang kamu matahari kala senjaku. Tentang malamku yang masih tak jauh dari pilu karenamu. Tentang kamu yang kupandangi dengan cahaya bulan yang semakin redup. Inginku ceritakan padamu tentang bagaimana hari-hariku yang mulai semu karenamu.
Sebagai gantinya akan ku beritahu sedikit tentangku.
Tentang pagiku yang sampai tadi masih terasa abu.
Tentang kamu yang dari tanggal ke tanggal jadi semakin tak ingin tinggal.
Kau tahu sejak saat itu bahkan sampai sekarang, semua masih berputar dan berporoskan tentangmu.
Komentar
Posting Komentar