Opiniku - Menemukan Kepribadian Diri Sendiri

Tadi sempat liat youtube mengenai cara mengenal kepribadian diri sendiri bahwa katanya kalo kita pengen tahu kepribadian kita maka liatlah masa lalu kita sebelum kita disakiti. Ups* hehehe maksudnya liatlah masa-masa ketika kamu benar-benar bahagia. Langsung saja ini tadi semedi di kamar sembari ingat-ingat aku dulu gimana yaa anaknya waktu masih kecil. 

Lalu tibalah saatnya tiba-tiba saya buka album foto masa kecil saya. Foto dari saya lahir sekitar 1 minggu, 3 bulan, bisa tengkurap, bisa duduk, bisa jalan, naik sepeda. Rasanya menyenangkan sekali yaa dulu. Wajah seperti belum ada beban sama sekali begitu.


Reflek mataku tertuju pada sebuah foto dimana di foto itu saya di dandani ala pendamping pengantin gitu. Hahaha ternyata wajah judes ku ini memang sudah bawaan dari kecil yaa. Bener-bener judes sekali pokoknya. Dan aku pun merasa kalo memang ini sudah karakter ku yaa. Gini pasti orang kalo gak kenal aku dikira aku jahat banget. Padahal haduh, tanya deh sama yang sudah deket denganku. Hehehe yang ada sepertinya aku yang sering dijahatin katanya karena terlalu baik.

Tapi memang walaupun punya wajah judes gini aku memang cuek juga orangnya. Dari dulu sering sekali kena teguran katanya aku cuek lah gak peduli lah, di suruh tengok kanan kiri lah, egoislah, dan aku sering emosi kadang kalo sesuatu itu gak sejalan dengan pikiran. Gimana lagi yaa yaa emang gini nih orangnya juga. Kadang pencilak an juga. Tapi tau kah kalian semua dibalik semua watak ku itu aku bisa menjadi orang yang sangat pendiam sekali bahkan dalam tingkat level acuh sudah. 

Dan mungkin itu juga sebabnya kenapa aku menjadi bagian yang lebih sering ditinggalkan. Hehe 
Seseorang bilang padaku katanya kamu itu polos banget gak tegaan sama orang, dan loyal banget. Makanya itu kamu sering dimanfaatin orang. Mendengar hal itu sedih sekali rasanya. Dari mulai diselingkuhin, cinta dalam hati, cinta bertepuk sebelah tangan. Ah sudahlah yaa. Hehehe

Sejak itu aku selalu berusaha jadi diriku sendiri. Biarlah orang lain tahu baik burukku. Biarlah mereka sendiri yang menilainya. Itu bukan urusanmu, yang penting selalu berbuat baiklah kepadanya. Berbaik sangkalah pada Tuhan. Dan selalu yang menjadi bagian penting dari semuanya ini menurutku adalah siapa yang menerima kamu apa adanya, semua baik burukmu yang bertahan padamu. Dialah yang mendapatkan. 

Ketika mereka para pria berusaha mengetuk pintu hati aku bakalan selektif sekali. Yaa aku sudah cukup lelah dipatahkan berkali-kali bahkan sebelum aku memiliki. Mencoba ikhlaskan mereka yang datang dan pergi. 
Sudah dulu next kita sambung lagi beropini kita kali ini. Happy SADurday everyone! 🙃



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Today is Nila Day!!🥳🫶🏿