Dirgahayu Ikatanku
55 tahun abadi perjuangan. Dirgahayu IMM kali ini lebih banyak refleksikan diri sambil mengingat kenangan manis tempo dulu. Beruntung dan selalu bangga sekali menjadi bagian dari Ikatan ini. Walaupun sejak tahun lalu memutuskan untuk mengakhiri perjuangan ini. Berat?? Sangat, bahkan bisa dikatakan lebih dari sekedar patah hati.
Terima kasih sudah memberikan pengalaman indah, ditambah punyai kawan-kawan yang baik sekali dan bersedia diajak berjuang bersama-sama. Nangis bareng, ketawa bareng di kala itu. Bersyukur banget pokoknya. Selain itu banyak belajar dari yang dulunya gak berani ngomong di depan umum jadi orang garda depan sambil bawa megaphone.
Dari yang dulunya gak tahu apa-apa bisa tau banyak hal melihat sekitar
Dari yang dulu merasa kuliah terpuruk disini-sini saja, ternyata bisa out of the box.
Dari yang gak kenal apa itu perjuangan dan cinta menjadi lebih dari segalanya.
Pesan yang selalu di ingat dari ikatan ini adalah “Kamu tidak mendapatkan apa-apa kalau kamu tidak memberikan apa-apa”
Di Dirgahayu ke 55.
Semoga perkecil sensasi, tunjukkan aksi, perbanyak literasi dan tak lupa mengharap ridho illahi.
Meski aku tidak ada dibarisan itu, kalian selamanya akan tetap jadi bagian dari hidupku.
Tidak ada sebut-sebutan kader karbitan apalagi kader emas.
Kalo kata kak eva “Semoga kadernya menjadi manusia yang mau tumbuh ke atas dan berkembang ke samping. Bukan yang selalu singkir menyingkir. Apalagi sikat menyikat. Lama-lama jadi laundry-an nanti.” Hehehe
#happymilad
#imm55
#banggajadikader
#milad55IMM








Komentar
Posting Komentar