Trio Kawek-Kawek
Boleh bercerita?
Siapa mereka?
Intinya saat bersama mereka saya bisa memposisikan diri saya sebagai seorang teman, ibu, dan guru.
Bertemu sejak januari 2016. Saat itu si barceLONA belajar bersama saya bahasa inggris. Kala itu ibu mereka ingin sekali anaknya bisa sekolah ditempat kakaknya. Iya dia adzra nama kakaknya. Dia masih TK nol besar
Lona dulu sangat manja sekali. Tulisannya bak tulisan dokter membuat ibunya kerap geram saat melihat tulisannya. Dia tidak mau belajar kalau tidak ditemani kakak dan adiknya. Cantiq nama adiknya. Sehingga tiap kali belajar mereka harus nguntilin Lona. Jadi yaa berasa jagain 3 anak gitu.
Seiring berjalannnya waktu mungkin saya yang kurang menguasai bahasa inggris kali yaa atau mungkin gak passion di bidang itu, aku jadi kesulitan mengajarinya bahasa inggris. Ibunya pun ambil guru les lain buat mengajari les bahasa inggris dan mapel tematik π. Kalau itu aku bingung aku harus ngapain lagi ini kalau sama Lona, ibu memberi saya 1 amanah lagi untuk belajar bersama Adzra tentang agama islam dan mengaji. Saya menerima tawaran tersebut.
Bertambahlah 1 tanggung jawab saya. Adzra adalah gadis paling pintar yang saya temui. Dia sangat sayang pada adik-adiknya. Dia selalu mengalah. Dia menjaga sekali adiknya. Adiknya diajari hal-hal baik. Belajar bersamanya pun lebih mudah karena dia cerdas dan cepat tanggap. Dan tak pernah ketinggalan dia adalah juara pertamanya di kelas. Mahir sekali berbicara. Inggris, indonesia. Dokter adalah cita-citanya. Tapi lona pun tak kalah pintarnya. Dia juga pandai cepat tanggap. Yaa walaupun naik turun sih.
Waktu berjalan lagi dan di tahun ini amanah saya bertambah lagi dengan si cantiq yang belajar agama dan mengaji juga dengan saya. Alhasil mereka bertiga belajar agama semua bersama saya. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya mungkin bisa dikatakan seperti itu. Lona dan cantiq memiliki kesamaan sekali dengan adzra si kakaknya. Mahir berbicara dan suka beralibi jika diberi pertanyaan.
Tiap bertemu dengan mereka rasanya capek itu hilang. Seneng sekali dengar celotehannya. Banyak bermain mungkin bisa dikatakan seperti itu. π
Tapi seneng rasanya bisa tau dan menemani tumbuh kembang mereka sampai saat ini. Setiap hari saat belajar selalu dibanjiri dengan pertanyaan.
“Mbak nila punya pacar?”
“Engga”
“Kenapa?”
“Ya belum punya aja.”
“Gak boleh ya pacaran dalam agama itu ya mbak?”
“Iya bisa dibilang seperti itu.”
“Yaa mbak nila jomlo dong. Oh ala mbak masa kalah sama mbak citra dan mbak indah (guru les mereka juga). Mereka punya pacar semua.”
“Gak papa kan belum waktunya aja dek”
“Ya udah mbak besok langsung nikah aja”
“Hehehe iya, nanti kalian datang kan?”
“Iya datang dong mbak. Tapi makanannya yang enak-enak loh yaa mbak.”
“Oke siap.”
Bahkan suatu ketika karena selalu dengan jawaban belum ada dia ngasih saya tips katanya biar saya punya pacar π.
Mereka suka sekali kalau bercerita. Kalau ada jam kosong waktu belajar itu mereka kadang pengen bercerita dari cerita nabi-nabi sampe horor tiada henti. π
Yaa sepeti yang ada di video itu.
Banyak omong juga yaa saya.
Biasanya kalau gak cerita yaaa tebak-tebakan. Antara Adzra dan Lona. Tiap kali tebak-tebakan bisa dipastikan Adzranlah yang menang. Lona yang menangis karena kalah. Dan akhirnya Adzra yang mengalah. π€£
Kalau cantiq hanya sebagai pelengkap bawang goreng di bumbu indomie aja. Hahaha
Yang unik dari mereka juga adalah nama mereka. Nama mereka biasanya di singkat sama ibunya menjadi A B C
ADZRA BarceLONA CANTIQ
Nama mereka ada kaitannya dengan klub sepak bola.
Adzra Fiorentina Bidadari Ramadani
Azalia Barcelona Belvatisca
Ashadewi Cantiqa Milan
Note :
Fiorentina nama pesepak bola handal
Bacelona salah satu nama klub terbaiq dunia
AC Milan pun juga di singkatan nama terakhir π

Komentar
Posting Komentar