The Wedding on Mon(ster) Day

Pagi ini benar-benar pagi yang mengagetkanku. Sudah lama kita tak bersenandung lewat obrolan balok hijau. Status baru mu???


 Yaa sungguh aku tak mempercayainya. Pantas selama ini obrolan kita selalu berakhir dengan kau baca. Sungguh awalnya aku rasa aku baik-baik saja. Menyedihkan sekali rasanya ketika cinta dalam hati harus bertepuk sebelah tangan. Tapi masih untung dia tidak tahu waktu itu. Seandainya aku mengatakannya, yah betapa malunya aku kala itu. Tapi mungkin efek baiknya aku tak perlu menantikan lama-lama. Dan ini lumayan sih. Dulu waktu masih dekat-dekatnya sempat sedih dan sering menangis gitu kalau dia tiba-tiba hilang. Sembari berdoa ya Allah kalau dia baik untukku tolong dekatkan kalau tidak tolong segera gantikan. Sejak saat itu perlahan Allah menjawab semuanya. 

Dari sekian lamanya berdoa. Hari ini terjawabkan sudah segala bingung yang melanda. Sempet dulu ingin minta bantuan orang terpercaya untuk bertanya. Tapi apalah daya. Sepertinya Allah lebih senang tatkala Allah menyelesaikan perasaanmu sendiri. Terima kasih sudah mampir. Cukup menyenangkan. Setidaknya kamu mengobati luka batin sebelumnya. Setidaknya kamu sudah memberi semangat mengerjakan skripsi agar selesai semuanya. Setidaknya aku jadi lebih senang baca buku. 
Selamat menempuh hidup baru bersama istrimu. Kau orang baik. Kau sangat begitu rapat menjaga hatimu. Semoga aku bisa menemukan orang sepertimu lagi. Semoga langgeng sampai aki-nini ya. Mohon izin hari ini hapus semua foto dan chat kita di tahun 2018 lalu. Bukan apa sih hanya biar tidak banyak kenangan yang menggenang saja. Hahaha apalagi ini bulan hujan. 


Dia sudah bahagia. Dia juga sudah bahagia. Masing-masing dari mereka sudah bahagia. Tinggal kamu. Ayo, jemput kebahagiaanmu. Yakinlah bahwa yang mencintaimu tanpa tapi akan datang, yang akan menatap matamu lekat akan merekat. Setepatnya... 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Today is Nila Day!!🥳🫶🏿