Tulisan tentang Harassment. STOP!!!
Hi, folk! How are you? Oke dikesempatan kali ini aku bakalan beropini mengenai “sex harassement”. Karena belakangan ini kejadian ini makin marak saja dan berkembang di masyarakat. Bahkan baru-baru ini yang menjadi korban dari sex harassement adalah beberapa selebgram dan juga kalangan artis ternama. Yap git*** dan vi***llen. Sex Harassement tak hanya terjadi di dunia nyata tapi di dunia maya pun juga atau biasa dikenal dengan Cyber Harassement. Hampir semua sosmed pada ngomongin mereka ig twitter bahkan sampe menjadi trending dan highlight news dalam minggu-minggu ini. Huuu...
Sex Harassement ini sering kali menimpa para perempuan. Banyak dari mereka yang menjadi kambing hitam dengan meyalahkan cara berpakaian wanita. Tak banyak bahkan terkadang Para oknum selalu menyalahkan wanita karena berpakaian yang tidak baik, nerawang lah, kebukalah, dan sebagainya. Dan dalam hal ini merupakan bentuk diskriminasi terhadap perempuan. Banyak dari pelaku/oknum merasa puas ketika mereka mendapatkan dukungan dari berbagai pihak terutama warganet. Ahhh mereka diuntungkan dalam hal ini, dan kita (perempuan) yang selalu dirugikan dan menjadi korban. Padahal warganet yang tersayang, harus menjadi korban yang seperti apa biar kaudukung dan kuatkan? harus memilih kata yang seperti apa biar kau percaya dan tak kaujatuhkan?
menjadi korban pelecehan seksual saja sudah pasti menyakitkan, apalagi masih harus menelan habis suara-suara kalian.
Korban lagi speak up kok disalahin?
korban lagi speak up kok dibercandain?
korban lagi speak up kok dianggap nyari panggung?
kamu bisa berperan untuk memutus rantai kekerasan seksual, kamu pun bisa mensupport mereka yang menjadi korban, tapi kamu malah tidak melakukan nya
Bahkan celetukan yang paling menyakitkan kadang mereka lontarkan makanya jadi cewe jangan cantik (secara fisik)". Pengen ketawa rasanya. Saya yang merasa nggak masuk kategori cantik versi cowok-cowok kok masih aja jadi korban yah( deeply.... korban yaa korban, karena w juga pernah ngalamin itu ketika SMP dan pelakunya tidak diketahui 😭😡) Dan emang kita bisa milih mau lahir cantik atau enggak? Skip...
Bercanda kelewatan lalu diprotes; dibilang lebay.
Bicara karena tidak nyaman dan merasa dirugikan dibilang; cari perhatian dan baper.
Padahal ya; mudah sekali lho untuk saling mengerti dan menghormati orang lain.
Cukup dengan tidak melewati batas.
Nggak kaget kenapa lebih banyak perempuan yang mencemooh perempuan lain yang jadi korban pelecehan seksual. Karena perempuan bisa lebih jahat ke sesama perempuan. Nggak semua, tapi ada.
Nggak heran juga kenapa masih banyak yang menyalahkan orang yang speak up dari harassment. Yang menganggap tabu masih lebih banyak dari yang melek. Padahal dalam kita kita juga sudah dijelaskan (QS Al Ahzab : 58), untuk tidak menyakiti hati sesama manusia, agama kita pun memerintahkan untuk memuliakan menjaga dan memuliakan perempuan salah satunya dengan adanya surat An Nisa tapi tidak ada Surat Ar Rijal. Stop, bukan waktunya berdalih agama disini 😂. Intinya disini perempuan itu istimewa. Sayangilah mereka...
Simpelnya sih saling menjaga aja kali ya. Perempuan jaga diri, jaga perilaku. Laki-laki jaga pandangan, jaga pikiran. Sekarang udah ada beberapa media buat melapor kejadian sexual harassment sih. Yuk pdam melek semua dalam permasalahan ini, janga tutup mata dan hati lah (Buka dong hatinya biar ada yang dateng. Wkwkwk ngomong apasih ini. ) Ayoo saling peduli dengan sesama. Kalo musingin kenapa hal ini ga ilang-ilang dari muka bumi ini rasanya bakalan stress sendiri. Semoga kita terlindung dari segala hal yang berbau sexual harassment (lagi). So, lets stand hand in hand to fight and stop that. 🖤🖤🖤
Komentar
Posting Komentar