LOH TUA...
Wow, gimana rasanya?
Yah begitulah adanya
Agak bingung juga sih sebenernya ini mau nulis apa yaa. Mau nulis tentang harapan tapi rasanya yaa ini harapan kok seperti mertega dikuali. 😂
Yasudah aku mau mengatakan ini saja,
Terima kasih Tuhan atas banyaknya kesempatan hidup yang selalu Maha Asyik.
Terima kasih, ibu dan bapak sudah merawat dan mencintai tanpa tapi sampai detik ini.
Terima kasih, adik-adik yang sudah sayang banget dan selalu bilang katanya ‘bahagia punya dia’ penuh senang kan ya jalani hari bersamaku meski sering kelakuanku keras kepalaku ganggu.
Terima kasih teruntuk sahabat-sahabat yang betah banget temenan sama makhluk satu ini. Yang Jadi kedua tahu isi hatiku setelah Tuhan. Selalu nerima apa adanya pap ketawa maupun tangis gajelas, dan nungguin cerita random dengan ekpresif alaku untuk kalian dengarkan. Yang dari jarak jauh maupun dekat katanya tau kalo itu aku. Ehe 🤣
Selamat ulang tahun, kamu. Selamat sejahtera sedih dan senang serta mulia panjang umurnya damai sentosa kita bersama.
Kamu yang aku hormati, aku cintai, dan aku banggakan.
Aku bersyukur untuk kamu karena masih bisa bertahan sekaligus bertumbuh sampai hari ini dengan segala jatuh-bangun dan luka-pulih yang terjadi dalam hidup.
Akhir-akhir ini aku ingin bangga dengan caraku bertahan dan merespon hal-hal indah yang mudah berakhir. Memberi ruang, mengikhlaskan seseorang, dan menghormati hati sendiri menjadi sesuatu yang penting.
Mungkin tidak seberuntung orang-orang tapi tidak apa-apa. Aku hadiahkan tulisan sederhana ini untuk kamu. Sebagai tanda bukti nyata kalau kamu melalui izin semesta, selalu ada sesuatu yang bisa dijadikan bahan untuk terus belajar tumbuh guna lanjut hidup lebih baik lagi.
Mari melanjutkan perjalanan ini (lagi). Sendiri atau bersama sudah tidak jadi masalah lagi. Yah walaupun dalam hati maunya bersamaMu siapapun itu dimanapun berada. Haish mbolah. 😅
Percaya, jika Tuhan membawamu ke suatu perjalanan, maka dia akan membantumu untuk melewatinya. Jika target yang sudah di upayakan tidak tercapai, tak apa. Dan jika sudah berusaha sekeras mungkin tapi belum ada perubahan, lah ya sudah. Sampai rasanya hari-hari begitu berjalan lambat. Dan yang ditunggu tunggu pun tak kunjung datang, yah mau gimana lagi.
Mau protes sama Allah temen-temen aku kayak gampang banget jalannya buat berada di satu fase diatasku sedangkan aku dikasih kegagalan terus mencari yang baru susahnya minta ampun dan eh jatuhnya semakin insecure. 🙂 Tapi ya aku sadar diri juga ini aku siapa kok berani-beraninya menggugat rapalan doa-doa yang tak juga dimiliki. Lancang sekali ini padahal masih banyak nikmat yang Allah kasih cuma-cuma tanpa diminta sekalipun?
Lah terus bagaimana dengan harapan? Tidak ada harapan karena aku tahu semesta akan memberikan yang semestinya tanpa perlu minta segala. Yang perlu kita pahami adalah cara kerja semesta itu gak pernah bisa diketahui oleh manusia mau tiba-tiba mau pake rencana pun semua akan berjalan sebagaimana mauNya .
Di usia saat ini when you feel hidup makin lonelier and lonelier, ada hal yang serba gak sementara. Jalanin aja. Nanti juga berubah lagi.
Selamat Ulang Tahun, Kamu. Diriku.
Maturnuwun, Gusti.
selamat ulang tahun mbak, stay hopeless
BalasHapusTerima kasih, kamu.
Hapus7 mei y... 2 mei 😂
BalasHapus